List of Research Tips

Menu Research Tips di sini lebih menitikberatkan pada berbagai macam tips bermanfaat yang diperlukan dalam melaksanakan penelitian karya tulis ilmiah. Beberapa di antaranya adalah: 4 Tips Buat Mahasiswa yang Sedang Skripsi, Tips Persiapan Menjelang Deadline Skripsi, Tips Express Mencari Referensi Skripsi, Tips Menulis Artikel di Media Cetak, Tips Menulis Judul dan Abstrak Skripsi, dan banyak lagi yang lain seperti di bawah ini.

Index Research Tips

Kami membuka diri kepada para peneliti yang ingin menyumbangkan ide, saran, kritik membangun terutama kepada yang ingin berbagi tentang berbagai macam tips dan trik seputar penelitian ilmiah.

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Mengembangkan Outline BAB I (Pendahuluan)

Mengembangkan Outline BAB I (Pendahuluan)

Saya pernah membaca di salah satu artikel yang saya temukan internet, bahwa Bab I (Pendahuluan) sebuah pendahuluan skripsi, tesis, atau disertasi atau juga yang masih berupa proposal setidaknya menjawab beberapa pertanyaan berikut ini.

  • What is this?
  • Why am I reading it?
  • What do you want me to do?
  • Set the context – lengkapi dengan informasi-informasi yang umum seputar ide pokok sehingga mampu mengondisikan pembaca mendapatkan rasa dari apa yang kita bahas, serta dari pembacaan informasi tersebut ciptakan mereka mendukung apa yang sedang Anda teliti.
  • State why the main idea is important – Tuliskan dengan membayangkan pembaca pendahuluan penelitian Anda peduli terhadap apa yang Anda teliti dan menanti kelanjutan dari penelitian Anda.
  • State your thesis/claim – karang barang satu atau dua kalimat yang menyatakan posisi atau kedudukan Anda menghadapi masalah yang menjadi topik dalam penelitian Anda.
  • Kadangkala dalam penelitian dijumpai penulisan definisi istilah atau definisi operasional yang bertujuan untuk menggiring pembaca dapat memahami situasi yang kita ciptakan. Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan tingkat kepentingan apa yang menjadi topik penelitian. Ditutup dengan batasan-batasan yang menjadi ruang lingkup dalam penelitian serta action apa saja yang diberikan dalam penelitian tersebut.
  • Struktur pendahuluan sendiri dapat dilihat pada jenis-jenis proposal yang saya sebutkan pada bagian lain. Silahkan dilihat pada struktur proposal penelitian lapangan (kualitatif/kuantitatif), kajian pustaka maupun penelitian pengembangan.

Apa yang saya jelaskan di atas merupakan sebuah gambaran pendahuluan yang sangat umum. Untuk penelitian yang lebih khusus diperlukan struktur tambahan guna menyampaikan gagasan penelitian.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Index: Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Dalam mengembangkan sebuah outline, setidaknya ada 4 komponen pokok dalam yang harus diperhatikan dalam proses kerjanya. Adapun keempat komponen tersebut adalah: 1) Parallelism, 2) Coordination, 3) Subordination, dan 4) Division. Berikut ini keterangan dari masing-masing keempat komponen tersebut.

Parallelism

Setiap heading dan subheading hendaknya disajikan dalam struktur yang sesuai dan sejajar (parallel-gramatikal). Jika dalam heading pertama disebutkan sebuah kata benda, hendaknya bentukan keduanya juga menggunakan kata benda.

Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Coordination

Informasi yang terkandung di heading 1 hendaknya sama-sama pentingnya dengan yang terdapat pada heading 2. sedangkan untuk subheading juga berlaku dengan perbedaan tingkat signifikannya.

Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Subordination

Mengerucutkan informasi yang disajikan di heading lebih umum, sedang informasi yang disajikan dalam sub heading cenderung lebih khusus/spesifik.

Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Division

Setiap heading hendaknya terbagi menjadi 2 bagian atau lebih.

Tips Mengembangkan Outline Secara efektif

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

4 Tips Menulis Rumusan Masalah

4 Tips Menulis Rumusan Masalah

Berikut 4 tips untuk membuat rumusan masalah

  • Menentukan jenis karya ilmiah yang akan ditulis. Jenis karya ilmiah terbagi menjadi 3: (1) Jenis Analitik Paper, yang merinci atau menjabarkan sebuah ide/gagasan menjadi bagian-bagian, mengevaluasi ide/gagasan, dan mempresentasikan hasil rincian/jabaran kepada khalayak. (2) Jenis Expository (Explanatory) Paper, yang menjelaskan sesuatu kepada khalayak. (3) Jenis Argumentative Paper, yang mengklaim sebuah topik dan menjustifikasi klaim tersebut dengan fakta-fakta. Klaim bisa berupa opini, usaha perbaikan, atau evaluasi, pernyataan sebab-akibat, atau intepretasi. Tujuan dari argumentative paper adalah untuk meyakinkan audiens bahwa klaim itu berdasarkan kebenaran di atas bukti-bukti yang mendukung.
  • Rumusan masalah haruslah se-spesifik mungkin. Artinya hanya mencakup apa yang akan didiskusikan pada penelitian serta harus didukung bukti atau teori yang spesifik.
  • Rumusan masalah biasanya terlihat di akhir paragraf pertama dalam sebuah karya tulis ilmiah.
  • Tema terkadang berubah pada waktu proses penulisan. Jadi dibutuhkan revisi untuk merefleksikan kenyataan yang dipermasalahan pada penelitian.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Penelitian: Pelaksanaan dan Pelaporan

Index: Penelitian: Pelaksanaan dan Pelaporan

Menurut saya pribadi, tugas skripsi/karya ilmiah lain yang dibebankan kepada mahasiswa, secara umum dapat dibagi menjadi dua golongan: 1) melakukan penelitian, dan 2) melaporkan hasil penelitian. Jadi ada dua kemampuan/skill yang wajib dimiliki mahasiswa yang akan melaksanakan skripsi, yaitu: 1) research skill (terhadap data-data penelitian), dan 2) skill menuliskan laporan hasil penelitian itu sendiri. Berikut ini saya mencoba untuk mengurai masing-masing tugas tersebut dengan harapan dapat menjadi wawasan bagi mahasiswa yang akan melaksanakan skripsi.

Penentuan Tema

  • Pilihlah sebuah tema
  • Memulai membaca hal berkaitan dengan tema
  • Membuat ruang lingkup
  • Bersiap-siap mengembangkan pada rumusan masalah.
Penelitian: Pelaksanaan dan Pelaporan

Pengumpulan Data

  • Mengumpulkan daftar bahan rujukan (buku-buku sumber)
  • Menuliskan judul-judul buku yang relevan pada sebuah kartu (buat sebuah kartu untuk ditaruh di saku yang bisa Anda bawa kemana-mana dengan mudah)
  • Mulai masuk perpustakaan dengan membawa kartu yang sudah kita tandai dengan daftar buku/sumber yang akan dicari.
  • Mulai dengan klasifikasi buku menjadi: a) Buku teks/buku panduan (yang tidak diperjualbelikan di toko buku), b) Buku umum (diperjualbelikan di toko buku), c) Ensiklopedia, d) Media cetak (Koran, majalah, dan lain-lain) dan e) Media elektronik (internet, jurnal online).
Penelitian: Pelaksanaan dan Pelaporan

Membuat Note

  • Persiapan membuat outline/kerangka
  • Mengevaluasi sumber/data, mana yang primer? Mana yang sekunder?
  • Mulai dengan menuliskan pada kartu-kartu atau lembaran-lembaran.
  • Hindari plagiarisme
Penelitian: Pelaksanaan dan Pelaporan

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Menulis Judul dan Abstrak Skripsi

Index: Tips Menulis Judul dan Abstrak Skripsi

Seorang researcher atau peneliti, sesudah melakukan sebuah penelitian, sangat disarankan untuk segera memublikasikan hasil penelitiannya. Karena banyak sekali manfaat yang akan diperoleh dengan memublikasikan hasil penelitian, terutama sekali adalah adanya tindak lanjut dari hasil penelitian (pengembangan) atau untuk menghindari tema yang sama dari penelitian itu sendiri. Banyak sekali cara yang bisa dilakukan researcher dalam memublikasikan hasil penelitiannya, diantaranya bisa dilakukan dengan melalui presentasi pada seminar ataupun melalui jurnal-jurnal ilmiah, lokal maupun internasional. Pada sesi kali ini kita akan membahas bagaimana menulis judul dan abstrak.

Judul

Bagaimana cara menulis judul yang baik? atau lebih tepatnya mungkin bagaimana kita menarik perhatian calon pembaca artikel kita dengan judul?

Menurut buku, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Pertama, judul yang kita buat harus mencerminkan isi keseluruhan makalah. Kedua adalah, usahakan judul yang dibuat menjawab pertanyaan ataupun menawarkan sebuah jawaban. Bisa juga anda membuat tulisan mengenai sesuatu hal yang sedang ramai dibicarakan, misalnya saat ini sedang ramai mengenai masalah isu pemanasan global. Cobalah buat sebuah judul artikel ilmiah mengenai hal ini, niscaya orang yang membaca judul ini akan tertarik untuk membaca keseluruhan artikel Anda.

Tips Menulis Judul dan Abstrak Skripsi

Abstrak

Setelah judul, sebelum orang lain memutuskan untuk membaca artikel ilmiah anda yang mereka lakukan adalah membaca abstrak. Abstrak menjadi salah satu bagian terpenting dalam sebuah artikel ilmiah. Keputusan apakah seseorang tertarik dengan artikel yang anda buat sebagian besar ditentukan setelah membaca abstrak.

Untuk itu, apa yang sebenarnya dibutuhkan dalam membuat sebuah abstrak? Ada 4 langkah penting yang harus dilaksanakan, yaitu:

  • Ciptakan ruang penelitan, hal ini dapat dilakukan dengan cara: (a) Nyatakan pentingnya bidang yang anda teliti (bisa ditunjukkan dengan banyaknya penelitian di bidang yang sama), (b) Tunjukkan kekurangan artikel ilmiah yang telah ada (dalam bidang yang sama tentu saja), (c) Tunjukkan tujuan artikel ilmiah anda
  • Uraikan metodologi penelitian dengan jelas
  • Nyatakan hasil penelitian (dengan singkat dan jelas tentu saja)
  • Evaluasi-lah hasil penelitian yang telah dilakukan (kesimpulan artikel)
  • Panjang abstrak biasanya 100-200 kata. Menurut Hadijanto dalam Zifirdaus, tahap 2 dan 4 tidak wajib ada dalam sebuah abstrak.

Abstrak merupakan rangkuman dari isi tulisan dalam format yang sangat singkat. Untuk makalah, biasanya abstrak itu hanya terdiri dari satu atau dua paragraf saja. Sementara itu untuk thesis dan tugas akhir, abstrak biasanya dibatasi satu halaman. Untuk itu isi dari abstrak tidak perlu “berbunga-bunga” dan berpanjang lebar, cukup langsung kepada intinya saja. Memang kesulitan yang dihadapi adalah bagaimana merangkumkan semua cerita dalam satu halaman. Justru itu tantangannya. Ada juga tulisan ilmiah yang membutuhkan extended abstract. Kalau yang ini merupakan abstrak yang lebih panjang, yang biasanya disertai dengan data-data yang lebih mendukung. Biasanya extended abstract ini dibutuhkan ketika kita mengirimkan makalah untuk seminar atau konferensi.

Ini sebagian dari review saya terhadap hasi penelitian yang sudah jadi. Kebanyakan abstrak di susun atas ‘jumlah bab’ pada laporan penelitian. Jika suatu laporan/skripsi terdiri dari 5 bab: (1) pendahuluan, (2) kajian pustaka, (3) metodologi, (4) analisis dan pembahasan, (5) penutup. Maka hendaknya menulis abstrak sebagai berikut:

  • Paragraf pertama ringkasan dari ‘latar belakang/pendahuluan’
  • Paragraf kedua ringkasan dari ‘kajian teori’
  • Paragraf ketiga ringkasan dari ‘metodologi’
  • Paragraf keempat ringkasan dari ‘analisis dan pembahasan’
  • Paragraf kelima ringkasan dari ‘penutup/kesimpulan dan saran’
Tips Menulis Judul dan Abstrak Skripsi

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Kesalahan Umum Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Kesalahan Umum Dalam Penulisan Karya Ilmiah

Berikut ini 13 kesalahan umum yang sering terjadi dalam penulisn skripsi (karya tulis ilmiah).

  • Penelitian, sering kali molor dalam penyelesaiannya, bahkan bisa terbengkalai oleh Pedoman Penulisan karya Ilmiah (PPKI). Meski semua institusi tempat bernaung peneliti mempunyai aturan PPKI yang berbeda-beda, tetapi bisa dikatakan kesemuanya memiliki beberapa kesamaan, tinggal aliran mana yang dipakai. Umumnya kiblat yang dipakai adalah berdasarkan dari kampus terkenal di Amerika.
  • Jadi Alangkah baiknya jika Anda mempelajari Teknis Penulisan tersebut sebelum konsultasi dengan pembimbing penelitian Anda. Sekali Anda mengetahui teknik penulisan karya ilmiah yang dipakai oleh institusi Anda, maka sekali itu juga Anda sudah mendapatkan ‘peta’ dalam perjalanan penulisan penelitian. Jadi biar tidak ‘buta’ dan ‘gampang disalahkan’.
  • Rata-rata kesalahan penulisan karya ilmiah yang menghambat penyelesaiannya adakan dikarenakan ‘tidak konsisten’ dalam penulisan. Bentuk ketidak konsisten itu menyangkut banyak hal, dapat berupa diksi, teknik mengutip, atau bahkan alur berpikir sendiri.
  • Secara ringkasnya berbagai kendala yang saya jumpai dalam proses penulisan penelitian ilmiah adalah sebagai berikut.
  • Salah mengerti audience atau pembaca tulisannya.
  • Salah dalam menyusun struktur pelaporan.
  • Salah dalam cara mengutip pendapat orang lain sehingga berkesan menjiplak (plagiat).
  • Salah dalam menuliskan bagian kesimpulan.
  • Penggunaan bahasa indonesia (akan dibahas secara khusus) yang belum baik dan benar.
  • Tata cara penulisan “daftar pustaka” yang kurang tepat (tidak standar dan berkesan seenaknya sendiri).
  • Tidak konsisten dalam format tampilan (font yang berubah-ubah, margin yang berubah-ubah).
  • Hal yang menarik dari pengamatan saya adalah mahasiswa sering kali tidak mau melaporkan kegagalan atau kesalahan yang telah dilakukannya. Padahal, kegagalan ini perlu dicatat agar hal itu tidak dilakukan oleh orang lain (yang akan meneruskan penelitian tersebut).
  • Kegagalan bukan sebuah aib! Seorang peneliti pasti mengalami kegagalan. Jadi laporkanlah kegagalan tersebut dan analisa atau dugaan anda mengapa hal tersebut bisa terjadi. Bayangkan thesis anda sebagai peta di hutan belantara. Anda memberi tanda bagian yang merupakan jalan buntu, jurang, atau sulit dilalui. “penjelajah” berikutnya dapat lebih berhati-hati jika melalui jalan tersebut.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Menulis Kesimpulan Skripsi

Index: Tips Menulis Kesimpulan Skripsi

Kesimpulan Skripsi

Salah satu bagian yang menjadi favorit saya dalam menilai sebuah tesis atau laporan tugas akhir adalah bagian Kesimpulan. Kesalahan pada bagian ini sangat mudah dicermati. Seringkali mahasiswa menuliskan kesimpulan yang sebetulnya bukan hasil dari penelitian yang dilakukannya. Atau kesimpulan yang dituliskannya tersebut tidak dibuktikan dalam penelitiannya. Tiba-tiba muncul pernyataan pada bagian kesimpulan. Atau, kesimpulannya sebetulnya merupakan common sense, atau pengetahuan yang sudah diketahui secara umum.

Sebagai contoh, apa yang salah dari kesimpulan berikut. Program (software) ini berjalan lebih cepat pada komputer Pentium IV dengan kecepatan 1 GHz, dibandingkan jika dia dijalankan di komputer Pentium II dengan kecepatan 233 MHz. Kesimpulan seharusnya merupakan hasil penelitian anda. Dengan kata lain, jika tidak ada penelitian yang anda lakukan, maka kesimpulan tersebut tidak dapat ditarik.

Tips Menulis Kesimpulan Skripsi

Kesimpulan dan Rumusan Masalah

Ada lagi triks dalam membuat kesimpulan sebuah penelitian. Secara gampangnya mestilah sebuah kesimpulan pada sebuah penelitian itu menjawab dari dari rumusan masalah. Jika rumusan masalah yang kita pakai ada 5 item, maka minimal kesimpulan kita haruslah ada 5 item yang menjawab dari permasalahan tersebut. Alangkah kurang pas, jika Rumusan Masalah mengajukan A, sementara kesimpulan menjawab B, begitu seterusnya. Jadi jangan sampai menuliskan kesimpulan yang tidak menjawab rumusan masalah.

Sedangkan untuk saran sendiri lebih memuat kendala yang dihadapi dalam optimalisasi sebuah idealisasi yang kita jumpai dalam proses penelitian. Pastilah ‘dunia teori’ dan ‘alam praktek’ ada kesenjangan di antara keduanya. Tugas saranlah menjembatani keduanya. Researcher yang baik memang harus memasang mata ketiga dalam sebuah analisis yaitu tetap menyimpan di dalam benaknya, idealnya harus begini.. harus begini.. tetapi jangan sampai masuk ke dalam proses dan hasil penelitian itu sendiri yang dengan otomatis akan mengurangi objektivitas hasil penelitian itu sendiri.

Tips Menulis Kesimpulan Skripsi

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Skripsi

Index: Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Skripsi

Pembelajaran Bahasa Indonesia

Pelajaran Bahasa Indonesia sebenarnya sudah diajarkan sejak dari Sekolah Dasar (SD) sampai ke perguruan tinggi. Namun herannya kualitas tulisan mahasiswa yang saya evaluasi sangat menyedihkan. Dimana salahnya? Beberapa kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan thesis atau tugas akhir, antara lain dapat dilihat pada list di bawah ini.

Membuat kalimat yang panjang sekali sehingga tidak jelas mana subjek dan predikat. Biasanya kesalahan ini muncul dengan menggunakan kata “yang” berulang kali. Menggunakan bahasa yang “berbunga-bunga” dan tidak langsung to the point. Pembaca akan lelah membacanya. Mengapa penulis tidak hemat dengan kata-katanya? Membuat kalimat yang tidak ada subjeknya. Kurang tepat dalam menggunakan tanda baca. Misalnya, ada tanda baca titik (atau koma) yang lepas sendirian pada satu baris. (Hal ini disebabkan karena tanda titik tersebut tidak menempel pada sebuah kata). Salah dalam cara menuliskan istilah asing atau dalam cara mengadopsi istilah asing.

Mencampur-adukkan istilah asing dan bahasa Indonesia sehingga membingungkan Menuliskan dalam kalimat yang membingungkan (biasanya dalam jurnal-jurnal). Apakah tujuannya adalah mempersulit para reviewer makalah sehingga makalahnya diloloskan?

Selain kesalahan tersebut di atas, ada lagi penggunaan bahasa yang kurang sesuai dengan kaidah. Mungkin hal ini tidak salah, tapi saya merasa kurang “pas” dalam membacanya. Contoh yang saya maksud antara lain menggunakan kata-kata “Sebagaimana yang kita ketahui bersama, ...”. Jika sudah diketahui bersama, mengapa perlu dieksplorasi berpanjang lebar?

Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Skripsi

Bahasa Indonesia dan Istilah Teknis

Ada pendapat bahwa Bahasa Indonesia kurang cocok untuk digunakan dalam penulisan ilmiah karena banyaknya istilah teknis yang tidak ada padan katanya di dalam Bahasa Indonesia. Mungkin ini ada benarnya. Namun harusnya tidak hanya Bahasa Indonesia saja yang memiliki masalah, karena bahasa lain pun memiliki masalah yang sama. Kita tidak dapat menyerah untuk tidak menuliskan karya ilmiah dalam Bahasa Indonesia. Tentunya hal ini dilakukan dengan tidak memaksakan kehendak dengan menggunakan istilah-istilah yang dipaksakan di-Indonesiakan.

Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Skripsi

Menuliskan Istilah Asing

Dokumen teknis biasanya penuh dengan istilah-istilah. Apalagi di dunia Teknik Elektro dimana komputer, telekomunikasi, dan Internet sudah ada dimana-mana, istilah komputer sangat banyak. Masalahnya adalah apakah kita terjemahkan istilah tersebut? atau kita biarkan? atau kombinasi? Ada juga istilah asing yang sebenarnya ada padan katanya di dalam Bahasa Indonesia. Namun mahasiswa sering menggunakan kata asing tersebut dan meng-Indonesia-kannya. Contoh kata yang sering digunakan adalah kata “existing” yang diterjemahkan menjadi “eksisting”. Menurut saya, penggunaan kata “eksisting” ini kurang tepat. Saya sendiri tidak termasuk orang yang suka memaksakan kata-kata Bahasa Indonesia yang sulit dimengerti. Ada beberapa kata yang menurut saya terasa janggal dan bahkan membingungkan bagi para pembaca. Kata-kata tersebut antara lain: tunak, mangkus, sangkil. Tahukah anda makna kata tersebut? Apa padan katanya dalam bahasa Inggris? Mengapa tidak menggunakan kata dalam bahasa Inggrisnya saja? Penerjemahan yang memaksakan kehendak ini membuat banyak dosen dan mahasiswa lebih suka menggunakan buku teks dalam bahasa Inggris. Anekdot.

Di dalam pelajaran matematika (trigonometri) yang menggunakan bahasa Indonesia ada istilah sinus, cosinus, dan seterusnya. Ketika saya bersekolah di luar negeri dan berdiskusi dengan kawan (tentunya dalam bahasa Inggris), tidak sengaja saya mengucapkan kata “sinus”. Mereka bingung. Sinus dalam bahasa Inggris artinya sakit kepala! Memang matematika bisa membuat sakit kepala, tapi bukan itu yang saya maksud. Ini salah satu kendala kalau kita memaksakan menggunakan bahasa kita sendiri. Oh ya, dalam trigonometri yang bahasa Inggris istilah yang digunakan adalah sine, cosine, dan seterusnya.

Istilah asing atau teknis yang tidak dapat diterjemahkan (atau akan menyulitkan pembahasan jika diterjemahkan) dapat ditulis dalam bahasa aslinya dengan menggunakan italics.

Akhirnya, adalah kesalahan pengetikan. Proses pengetikan laporan sendiri terkadang juga membuat kita sering kali diomeli sama dosen pembimbing. Ada sebuah cara jitu yang bisa kita gunakan dalam mengatasi hal ini. Sekarang sudah ada software Plugin - Bhs Indonesia.EXE, sebuah plugin komponen microsoft office untuk check spelling grammar bahasa Indonesia. Download software ini, install dan berlakukan pada laporan Anda. Dengan sofware itu akan ketemu mana saja kata-kata yang salah ketik atau tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Perlu di ingat saja bahwa software ini masih mempunyai kelemahan, dictionary nya masih belum komplit.

Mungkin ada researcher mendatang yang mampu melengkapinya, semoga..

Penggunaan Bahasa Indonesia Dalam Penulisan Skripsi

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Menemukan dan Mengembangkan Topik Penelitian

Index: Bagaimana Menemukan dan Mengembangkan Topik Penelitian

Identifikasi Topik

Jika anda belum mempunyai topik, silahkan menggunakan cara-cara berikut.

  • Diskusikan topik yang Anda punya dengan Dosen pembimbing.
  • Anda bisa membaca koleksi skripsi yang ada di perpustakaan kampus (penelitian terdahulu).
  • Manfaatkan tabel untuk menyeleksi topik-topik skripsi yang sudah ada. Akan sangat memudahkan jika ada perpustakaan online yang bisa Anda manfaatkan.
  • Manfaatkan indeks dan judul-judul artikel dari berbagai ensiklopedia yang khusus membahas tema/topik yang sesuai dengan topik Anda.
  • Jadikan ide bahasan Anda menjadi bentuk kalimat tanya. Contoh: Jika anda tertarik untuk meneliti tentang Pengaruh minuman keras terhadap mahasiswa. Anda bisa menjadikan kalimat Tanya seperti: “Apakah efek mengonsumsi minuman keras terhadap kesehatan mahasiswa?”
  • Identifikasikan ide pokok atau kata kunci pada kalimat Tanya. Pada contoh di atas kata kuncinya: minuman keras, kesehatan, mahasiswa
Bagaimana Menemukan dan Mengembangkan Topik Penelitian

Ujicoba Topik

  • Silahkan diujicoba kata kunci atau ide pokok dengan penelitian yang terdahulu (sesudah langkah pertama) atau bisa juga menggunakan media internet.
  • Jika Anda menemukan informasi tentang kata kunci sudah terlalu banyak, Anda bisa mengalihkan kata kunci Anda (biar tidak terlalu umum) menjadi bir, kesehatan, mahasiswa (= minuman keras > bir)
  • Jika hasil temuan Anda terlalu sedikit, maka Anda harus memperluas topik Anda. Contoh: mengganti mahasiswa dengan murid (murid lebih umum daripada mahasiswa).

Semoga tips ini bisa membantu.. enjoy with your research..

Bagaimana Menemukan dan Mengembangkan Topik Penelitian

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Express Mencari Referensi Skripsi

Index: Tips Express Mencari Referensi Skripsi

Ensiklopedia dan Kamus

Hampir setiap perguruan tinggi memiliki perpustakaan online yang berisi database. Database tersebut biasa digunakan untuk menemukan berbagai subyek ensiklopedia pada beberapa topik. Memanfaatkan fasilitas tersebut dalam mencari informasi yang berkaitan dengan membangun latar belakang penelitian akan sangat membantu sekali. Anda tinggal memastikan dan membatasi pencarian.

Kalau tidak kampus peneliti yang bersangkutan tidak ada, bisa juga memanfaatkan perpustakaan online (baik yang umum atau khusus).

Tips Express Mencari Referensi Skripsi

Bibliography

Banyak orang membaca buku/artikel hanya bagian depan (daftar isi), kemudian melanjutkan dengan membaca sehubungan dengannya. Padahal bagian belakang adalah bagian yang tidak kalah pentingnya.

Bagian tersebut adalah references dan bibliography. Andaikan anda seorang reseacher, sangat penting untuk tidak melewatkan dua hal tersebut. Mengetahui isi bacaan buku, kemudian meneruskan dengan mengetahui dasar pengambilan akan memicu Anda untuk membaca artikel atau buku lain yang berkaitan dengan isi bacaan anda. Anda bisa meng-generate sejumlah besar reference hanya dengan mendapatkan satu artikel.

  • Membaca beberapa informasi latar belakang dan berbagai catatan referensi yang bermanfaat sebagai bahan (seperti buku, jurnal atau majalah). Dan Lihatlah daftar bibliografi yang ada di akhir artikel. Bahan tersebut sangat membantu dalam memulai penelitian lebih lanjut.
  • Kalau anda menjumpai suatu judul/kode buku, cobalah manfaatkan sebagai kata kunci untuk mencari di internet.
  • Setiap buku atau artikel masing-masing mempunyai bibliography sendiri-sendiri. Periksa dan manfaatkan yang berkaitan penelitian Anda.

Dengan menggunakan teknik di atas pada bibliography, Anda dan meng-generate sejumlah besar buku dan artikel pada topic yang berkaitan dengan penelitian Anda secara bijaksana. Sangat menghemat waktu Anda.

Sekali Anda mendapat artikel berbentuk pdf yang sesuai dengan topik penelitian Anda, pastikan Anda juga membaca reference dan bibliography... di sana terdapat harta karun yang sering terlewatkan. inilah yang saya maksud dengan super express

Tips Express Mencari Referensi Skripsi

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Humor Mahasiswa Sedang Ujian Skripsi

Humor Mahasiswa Sedang Ujian Skripsi

Jangan dibawa tegang ya bacanya, pelan-pelan saja. Semoga bisa membuatmu tersenyum wahai para peneliti.

  • Belajar yg bener, kuasain skripsi lu (waktu itu g butuh 2minggu-an buat kuasain materi)
  • Berdoa, beramal, berharap dewifortuna dtg pas sidang
  • Jaga kesehatan
  • Jgn tegang
  • Jmlh pemirsa jgn byk2 (makin byk pemirsa, spertinya dosen2 jd makin arogan&sangar)
  • Duduk manis
  • Senyum-sapa-salam (tentunya dgn hormat&sopan yg mndalam)
  • Pura2 tegang (pdhl sbnrnya ga tegang, cm biar dosennya aga iba dikit)
  • Jgn nyolot/nantang, sring2lah ksh smile spy aga luluh
  • Beri umpan spy dosen kepancing bwt nanya materi yg lu kuasain
  • Jgn skali2 nyebut istilah yg ga lu kuasain, bs jd boomerang bwt lu, tar lu bs ditanya ampe akar2nya (o_o)’
  • Hela napas & elus dada bgitu brhasil jwb (pura2 lega skaligus tegang mnghdpi next question, haha!!)
  • Ucapkan terimakasih & salamin 1-1 bgitu slesei sidang (mungkin bs nambah poin kesopanan.. Hehe)
  • Tunjukkan kbahagiaan&keharuan yg amat sangat krn brhasil mlewati "meja hijau"
  • Kayanya mending lu jawab walopun salah.. Drpd lu cuma diem aja (jd keliatan lu ga tau apa2 / otak lu kosong)..
  • Jujur, gak bisa bilang gak bisa jangan sok tahu
  • Murah senyum tapi jangan kebanyakan
  • Jangan lupa doa
  • Latihan dulu sama dosen pembimbing kita
  • Pd dengan diri kita sendiri
  • Bilang terus terang lu ga tau, atau kalo lu kira sedikit diluar konteks skripsi lu, bilang klo lu ga bahas masalah itu, kan di skripsi ada yg namanya "ruang lingkup pembahasan"
  • Ikutin aja tuh dosen, g dikatain "goblo*" "*olol*" ampe puluhan kali walaupun sebenernya itu dosen yg salah juga diem aja ditahan,,,, dosen punya ego yg ga bisa qta lawan, so ngalah aja ikutin apa maunya, yg penting lulus kan? Bilang aja "iya pa" "baik" dll
  • Bawa suasana jadi enjoy, jgn tegang, smile all the time but keep it serious
  • Kalo lu buat skripsi lu sendiri n emang baca banyak referensi waktu nyusun skripsi, santei aja. Jgn kebanyakan belajar sebelum hari h, soalnya beberapa jam sebelum sidang bakal lu rasain gimana tegangnya,,, hahahah kemeja gw ampe basah walau di ruangan berac...
  • Santei aja bos, jarang2 yg sidang disuru ngulang, asal lu nya keliatan agak sedikit serius pasti lulus koq, yang namanya dibantai terima aja, pengalaman, jadi ada cerita nantinya.
  • Klo menurut gw lo harus ttp jawab bro, wlaupun salah..krn klo dikampus gw itu juga menjadi bahan penilaian, klo lo diem ya nilai lo kecil..
  • Lo harus nurutin dia aja krn biar bagaimana pun keputusan ada di dia, klo lo ngelawan bisa2 dia kesel sama lo n dikasih jelek nilai lo ma dia..
  • Biasa aja lah, normaly...jgn senyum melulu dan jgn tegang trus..
  • Berikut juga beberapa saran menghadapi sidang ujian skripsi
  • Doa dulu sebelum sidang, kalau sidangnya lebih dari 1 orang, doa bareng membuat hati anda lebih tenang dan lebih pede. Kalau ada penguji, silakan doa bareng penguji juga. Wakakak yang ini sih saya belum pernah.
  • Salah satu poin penting dari sidang adalah presentasi! Siapkan presentasi anda sebaik mungkin. Waktu presentasi hanya 15 menit, oleh karena itu harus latihan dulu. Latihan presentasi di ruangan besar dan kalau bisa di hadapan orang2. Cocokkan apa yang dibicarakan dengan slide dan nada berbicara jangan datar dan membosankan. Jangan gugup dan jangan melucu juga.
  • Jangan terlalu technical. Anggaplah kita sedang menawarkan suatu produk bisnis pada para calon client dan mereka gak tau apa2 tentang apa yang kita tawarkan. Jangan memberi slide terlalu banyak tentang hal2 technical yang cuma kalian yang ngerti. Misalnya kalau tentang database, sampai memberikan slide berisi daftar class hingga 4 class, dibacakan pula, itu membosankan sekali. Buatlah presentasi anda menekankan pada poin2 berikut. Apa saja masalah yang ada selama ini, solusi apa yang diperlukan untuk mengatasi masalah tersebut, mengapa penelitian anda di skripsi ini merupakan solusi yang sangat baik dan satu2nya cara terbaik untuk memecahkan masalah tersebut. Jelaskan bahwa mengapa program anda benar2 dibutuhkan. Kalau pada presentasi anda sudah terlalu teknis dan isinya rumus2 angka2 semua, dan dosen penguji sudah bosan, nilai presentasi anda sudah berkurang. Sadarlah bahwa anda membuat skripsi tersebut selama 1 semester, oleh karena itu anda mengerti semua hal2 teknis yang anda buat. Tapi dosen penguji bisa jadi hanya membaca skripsi anda beberapa jam sebelumnya. Bukan berarti sama sekali tidak ada bagian teknis yang dijelaskan lho. Maksudnya jelaskannya jangan terlalu rumit. Buatlah sebisa mungkin jadi mudah dimengerti.
  • Kesimpulan yang ditulis pada presentasi dan pada buku, jangan ngambang! Saya sering sekali melihat orang nulis kesimpulan, dengan adanya metode ini, proses blablabla akan lebih baik, akan lebih cepat, dll. Itu sih semua orang juga tahu. Kalau tidak jadi lebih baik, untuk apa ada metode ini. Jelaskanlah mengapa penelitian anda membuat jadi lebih baik. Katakanlah dari hasil penelitian 400 kali percobaan, kami mendapat hasil keakuratan 85 persen dengan total keberhasilan 340 kali blablabla. Berikanlah angka2 eksak dari hasil penelitian anda. Itulah kesimpulan yang tepat. Berdasar dari hasil penelitian anda.
  • Kalau ada revisi pada halaman2 tertentu, berikanlah sebelum presentasi. Dengan demikian dosen akan melihat terlebih dahulu dan mempelajarinya sebelum mulai sesi tanya jawab.
  • Sewaktu tanya jawab, jangan gugup. Wajah jangan tegang. Dosen akan menanyakan apa yang anda tulis di buku skripsi anda. Mengapa ini begini, mengapa ini begitu. Jawablah semua pertanyaan dengan jawaban (maksudnya, jangan diam). Jangan bilang gak tahu juga. Jelaskan saja apa yang anda tahu dan mengapa anda menulis demikian. Kalau anda terbukti salah, jangan langsung bilang, “ya saya salah”. Cobalah jelaskan sebisanya mengapa anda berkesimpulan seperti itu. Tapi jangan ngotot benar juga kalau memang salah. Katakan saja hal ini akan direvisi nanti. Terima kasih atas masukannya (setelah sidang, apabila lulus, tetap akan ada revisi buku skripsi).
  • Ketika tanya jawab, jawaban anda juga gak boleh ngambang. Semuanya harus berdasar. Semua yang anda tulis di buku skripsi harus berdasar semua. Kalau anda menulis suatu statement, berikanlah referensi bahwa statement tersebut diambil dari buku ini halaman segini. Kalau berdasar pada pendapat pribadi anda, tuliskanlah hasil penelitian anda, mengapa anda bisa berpendapat demikian. Sehingga kalau ditanya dosen, anda bisa jawab, statement anda diambil dari buku ini halaman segini. Atau anda bisa bilang, “bapak bisa buka buku skripsi saya halaman 345, di situ ada penelitian saya yang hasilnya demikian demikian blablabla”. Penguji paling senang kalau semua jawaban anda berdasar.
  • Jangan menjelaskan terlalu pendek ketika tanya jawab. Jelaskanlah apa yang ditanyakan sebisa anda.
  • Kalau bisa demo, demokanlah hasil penelitian anda pada dosen untuk lebih memberikan gambaran pada dosen penguji, apa yang anda buat. Sadarlah lagi bahwa anda membuat skripsi ini selama 1 semester, sedangkan dosen hanya melihat skripsi anda beberapa jam saja, jadi bisa saja mereka menangkap hal yang berbeda jika anda hanya memberi penjelasan.
  • Sopanlah sejak mulai presentasi hingga tanya jawab. Gunakan bahasa2 yang formal. Ucapkan salam pada awal presentasi dengan menyebutkan nama2 dosen penguji kalau bisa.
  • Kalau sidangnya bertiga, jangan menjatuhkan jawaban dari teman anda. Kalau memang dia salah, jangan potong di tengah penjelasannya. Koreksilah jawaban teman anda apabila anda diberi kesempatan untuk menambahkan atau menjawab pertanyaan yang sama. Anda bisa bilang bahwa anda mau menambahkan sedikit dari penjelasan teman anda. Hal ini semata2 untuk menghindari anda dicegat dan dianiaya oleh teman anda ketika pulang nanti. Wkwkwk..
  • Salah satu poin penting dari skripsi anda ialah apa kontribusi dari penelitian anda dari yang selama ini sudah ada. Apakah anda meningkatkan dunia ilmu pengetahuan, mengembangkan metode tertentu atau menjadi solusi masalah yang ada
  • Jangan malu2 mengatakan kalau skripsi anda masih belum sempurna. Di bagian saran, beritahukanlah kekurangan dari skripsi anda dan apa yang diperlukan untuk pengembangan lebih lanjut untuk penelitian berikutnya.
  • Jangan lupa ke wc dulu sebelum sidang. Bisa berabe kalau pengen ke wc sewaktu sidang.
  • Berpenampilan rapi dan tunjukkan bahwa anda sudah siap menjalani sidang. Jangan ada yang ketinggalan ini itu dan lupa ini itu.
  • Nyantei aja bro & sis, jangan tegang, tunjukkin ajah lu apa adanya. Kalo lu emang gak bisa jawab, liat dulu pertanyaannya tentang apah. Kalo diluar topik skripsi, tapi masih dalam lingkup yang sama, maksud gua masih tentang akunting, yaudah jawab ajah sebisa lu, tapi kalo udah diluar itu yah jawab ajah sesuai logika semampu lu.
  • Ketahui terlebih dahulu kira2 siapa dosen pengujinya dan bisa tahu kebiasaan dan kesukaan dosen penguji, itu akan cukup membantu loh. (contoh, kalau tahu dapat dosen penguji yang agak 'gila hormat', maka kalau menjawab agak 'merendah' sambil 'menyanjung' kepintaran dosen itu, misalnya)
  • Nggak bisa jawab karena apa dulu? Kalau karena pertanyaannya nggak jelas, mungkin bisa minta dosennya menjelaskan apa maksudnya, gak usah malu2. Kalau memang nggak tahu, nah ini agak masalah. Coba jawab sebisanya, dengan catatan jangan ngawur ya bro tapi sebisanya sesuai dengan pengetahuan yang ada, ingat, dosen itu kalau tanya 60-80% itu mau ngetes kita, jadi biasanya udah tau jawabannya. Kalau dijawab ngawur, wah bisa tambah beringas nanya2 makin memojokkan kita.
  • Jawaban rekan2 di sini rata2 sama dan saya juga setuju: diturutin saja deh, sukur2 kalau dosen pembimbingnya baik. Sebenarnya dosen pembimbing itu juga punya tugas 'menyetop' pertanyaan yang udah keluar jalur dari tesis kita. Kalau dosen pembimbingnya kurang aktif, ya udah turutin aja tuh dosen killer.
  • Bukan super serius juga bukan super konyol, hehehe. Intinya: bikin wajah bro penuh percaya diri tapi nggak ngelunjak. Jadi wajah yang: saya siap, silahkan tanya aaapaa aja, hehehe. Ingat, 1 menit pertama mulai masuk ruangan sampai pertama keluar suara anda, itulah yang paling menentukan, karena pada saat itu sang dosen akan 'menilai' anda, apa anda siap atau tidak. Jika masuk udah langkah kaku keringatan, terus ucapan pertama gemetaran sama oktaf naik satu tingkat, wah langsung diterkam tuh!
  • Ini juga saya setuju dengan rekan2 yang lain. Intinya, kalau tesis itu anda buat sendiri mulai awal hingga akhir, sebenarnya anda nggak perlu kebut semalam lagi, anda udah siap! Tinggal siapkan mental dan bangun percaya diri anda, jangan kuatir, paaasti bisa
  • Secara umum, tunjukkan sikap tidak menggurui, kita berasumsi bahwa mereka sudah tau, jadi tidak perlu dijelaskan secara terlalu detil, cukup intinya aja.
  • Jangan gunakan kata-kata yang menyerang, seperti "masa bapak kayak gini aja ga tau?" eh, jangan salah, kata2 sejenis kalau kita terjebak sering ga sadar keluar
  • Kuasai benar bidang skripsi kita, sebelum ujian, bayangkan kira2 celah2 mana yang mungkin lemah di konsep kita. Cari dulu jawabannya, biar pas ditanyain udah tau jawabannya.
  • Jawab dengan kepala dingin, jangan emosi, walaupun dosen memojokkan kita! Yakinlah bahwa semakin memojokkan sesungguhnya dosen itu sayang sama kita, karena pengen kita benar2 tau apa yang kita teliti. Emosi bisa mengganggu aliran neurotransmitter di otak (ini hasil penelitian lho), jadi pikiran kita tidak bekerja maksimal
  • Pertama2 ya smile dikit,tapi klo dosennya nanya ya lo serius dunk dengerinnya..
  • Lo usahakan kudu tenang .. Jangan diam ..

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Menghindari Nervous Saat Sidang Skripsi

Menghindari Nervous Saat Sidang Skripsi

Siapa yang tidak merasa tegang menghadapi ujian skripsi. Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi ketegangan menjelang sidang skripsi.

  • Berdoa sebelum masuk ruang sidang
  • Tips dari Pak Djoko: Jangan menarget untuk dapat nilai A. Target ini akan membebani kamu dan membuat kamu akan lupa semua isi skripsimu mendadak saat nggak bisa menjawab satu pertanyaan saja. Soalnya, kamu bakal mikir, wah, bablas deh nilai A….
  • Tips dari Pak Nanang: Ingatlah bahwa penguji dibayar untuk membantai, tapi anda membayar untuk bertahan. Jadi, bertahanlah selama anda bisa. Tapi, kalau si penguji ga mau ngalah sampai berkali-kali, sadarilah bahwa kamu yang salah. Minta maaf dan berjanjilah akan merevisi.
  • Tips dari Pak Nanang: Cari tahu kekuatan skripsimu di mana. Misal kamu lemah di metode, tapi analisis oke, pusatkan presentasi pada analisis. Presentasinya ga usah basi, yang penting-penting aja. Ga perlu bicara panjang lebar soal teori komunikasi karena pengujinya lebih ngerti ketimbang kamu.
  • Jaga nada suara serendah mungkin. Nada tinggi akan membuat penguji semakin membara.
  • Siapkan sesajen yang oke. Sajikan hidangan yang bergizi dan menarik. Nggak perlu mahal, yang penting ga kelihatan murahan. Kalau sidang pas jam makan, kasih menu nasi komplit dengan lauk pauk. Kalau lewat jam makan, kasih menu snack, isinya panganan asin dan kue manis. Minumnya, aqua boleh, bisa juga ditambah minuman manis biar dosennya jadi tambah manis.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

6 Tips Menghadapi Sidang Ujian Skripsi

6 Tips Menghadapi Sidang Ujian Skripsi

Kali ini 6 tips menghadapi sidang ujian skripsi.

  • Belajar dari jauh-jauh hari, jangan mepet hari H!
  • Tidur yang cukup, makan bergizi, dan jauhi stres.
  • Berdoa yang banyak supaya hati tenang dan jalan dibukakan.
  • Buat powerpoint presentasi dari jauh-jauh hari dan pelajari lagi pada H-1. Jangan pakai font aneh-aneh, nanti nggak bisa dibuka di komputer kampus.
  • Bertemu dengan pembimbing beberapa hari sebelum sidang dan minta petuah.
  • Cari tahu siapa yang menguji dari jauh-jauh hari supaya kamu gak kaget duluan waktu hari H. Tapi jangan terlena kalau infonya kamu bakal diuji dosen yang baik hati. Bisa saja ada perubahan jadwal dan kamu diuji dosen killer.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

Tips Persiapan Menjelang Deadline Skripsi

Tips Persiapan Menjelang Deadline Skripsi

Gunakan beberapa tips berikut jika sudah menjelang deadline skripsi.

  • Kalau penelitianmu kualitatif, biasanya kamu sulit merasa puas dengan analisismu. Rasanya kudu memperdalam dan mempertajam terus. Tapi ingat, deadline udah dekat!!! Kalau analisismu sistematis dan rapi, dan udah cukup meng-cover objek penelitian, sudah saatnya berhenti.
  • Siapkan tetek bengek semacam lembar pengesahan, kata pengantar, daftar isi, daftar referensi, daftar lampiran, dkk jauh-jauh hari sebelumnya. Hal remeh temeh ini bisa jadi bencana kalau baru dikerjain H-1. Kalau males, copy file teman kamu yang rajin dan terpercaya dan edit seperlunya.
  • Skripsimu harus sudah di-acc pembimbing paling telat H-2. H-1 juga ga apa-apa sih kalau pembimbingnya bisa diajak kompromi. Jangan bikin pembimbing murka jelang deadline. Kalau skripsimu nggak di-acc, bisa-bisa kamu nambah satu semester….
  • Siapkan kertas yang cukup, tinta printer terisi penuh, pastikan printer masih bekerja dengan baik. Print skripsi paling telat sehari sebelum deadline pengumpulan, dan kudu udah kelar siang-siang. Jadi kamu masih sempat fotokopi sorenya, besok paginya sudah siap dan tinggal dikumpulin.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0

20 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Skripsi

20 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Memulai Skripsi

Sebenarnya banyak sekali hal yang harus diperhatikan saat menulis skripsi, tapi sementara yang ditulis 20. Silahkan ditambahi sendiri.

  • Banyak-banyak doa. Banyak hal bisa terjadi selama skripsi meskipun kamu pintar dan pembimbingmu oke. Bisa aja mendadak komputermu kena virus dashyat. Atau kamu tiba-tiba anemia. Atau pembimbingmu menang undian liburan keliling dunia jadi ga bisa bimbingan sebulan. Jadi, berdoalah selalu supaya kamu tabah bila cobaan semacam itu terjadi.
  • Jangan berpikir untuk menduakan skripsi. Baik dengan kerja, pacar, maupun kesenangan pribadi. They can wait! Skripsi sangat pencemburu dan kalau kamu berani menduakan dia, berabe banget. Kecuali mungkin kalau kamu ahli manajemen waktu, tahan stres, dan sangat well-organized.
  • Sadar diri. Kalau kamu ahli bermain kata, skripsi kualitatif cocok buat kamu. Tapi kalau kamu ahli mengolah angka, skripsi kuantitatif ayo aja. Yang jelas jangan sampai nekad skripsi kualitatif kalau nyambungin dua paragraf dalam latar belakang aja gak bisa. Atau nekad skripsi kuantitatif kalau lihat sederetan angka kamu udah pusing. Kalau kamu tak pandai mengolah angka ataupun bermain kata? Pilih satu yang paling mending buat kamu, dan belajarlah mati-matian.
  • Pilih tema skripsi yang sangat seksi bagi kamu. Percayalah, seseksi-seksinya tema itu waktu pertama kamu membahasnya, akan ada saat di mana kamu akan mual begitu mendengar namanya. Biarpun di awal temamu serasa Eva Longoria, bisa-bisa di pertengahan dia menjelma bak Amingwati. Bayangin kalau dari awal kamu udah ga begitu tergila-gila dengan tema itu. Tapi, ingat juga, pandai-pandailah memoles tema itu menjadi tema yang hot bagi dosen penguji proposal skripsi dan dosen pembimbing, supaya proposal kamu bisa jalan.
  • Perhitungkan baik-baik kemungkinan mendapat data untuk skripsi kamu. Jangan nekad meneliti tema yang hot abis tapi datanya masuk file rahasia negara. Sampai tua juga ga bakal kelar. Bila perlu pastikan pihak yang terkait dengan skripsimu sudah setuju untuk memberi data sejak awal proposal dibuat.
  • Jangan mikir,”Ah baru proposal, ngawur-ngawur aja dulu…” atau “Ah, tar aja deket deadline baru diurus….” Percayalah, kalau dari depan udah kacau, ke belakangnya bakal makin runyam.
  • Jangan stres kalau proposal kamu ditolak di awal. Terus berusaha dan berjuang. Tanya teman kek, tanya kakak kelas, tanya dosen, pokoknya pantang mundur!!!
  • Kalau kamu merasa perlu melihat skripsi kakak kelas sebagai referensi, pilih yang skripsinya berbobot dan anaknya jujur. Jangan sampai kejadian kamu tertarik mempelajari kutipan teori dalam skripsinya, eh ternyata itu teori boongan.
  • Hapus pikiran bahwa kamu mahasiswa terpandai di dunia, sekalipun memang begitu kenyataannya. Karena nanti kamu harus menghadapi yang namanya revisi, dosen pembimbing yang ga setuju dengan konsepmu, draf dicoret gede-gede. Biasanya anak pinter lebih ga bisa terima kenyataan ini, karena selama ini dia selalu ngerjain semua paper dengan excellent. Tapi it will happen. So be prepared.
  • Bikin support group yang isinya sesama mahasiswa yang lagi skripsi. Jadi kalian bisa saling mendukung dalam doa, saling curhat, saling memberi info (misal kalau kamu ga sengaja nemu buku yang sekiranya cocok buat skripsi teman kamu di perpustakaan).
  • Buat satu scrapbook khusus skripsi. Isinya, ide-ide kamu, kerangka konsep, buku, hasil bimbingan, dkk. Lebih baik lagi kalau di-update tiap hari, khususnya kalau kamu skripsi kualitatif. Jangan lupa juga, update anti virus setiap hari, scan virus setiap hari, dan buat back ups sebanyak mungkin. Jangan sampai seminggu sebelum deadline terjadi bencana akibat virus!
  • Berbaik-baiklah dengan pembimbingmu. Kenali karakter mereka dari kakak kelas yang pernah dibimbing (dan sukses dalam artian tidak bermasalah hingga akhir). Ga perlu terlalu menjilat, yang penting kamu kelihatan niat, mereka pasti sayang sama kamu.
  • Jadilah anak yang rapi. Simpan semua data skripsi dalam folder khusus di komputer kamu. Jangan buang draf lama, siapa tahu tar berguna. Simpan semua buku yang menunjang skripsi di satu kontainer khusus. Dan yang paling penting, ikuti pedoman tata tulis tugas akhir dari awal! Karena ngedit di belakang akan lebih pusing dan memuakkan.
  • Jangan malas membaca!!! Pembimbingmu akan sebel berat kalau kamu ketauan kurang menguasai materi karena ga pernah membaca.
  • Tiap kali minjem buku dari perpustakaan, catat judul buku, pengarang, tahun terbit, penerbitan, dan info lain yang penting buat dicantumin di daftar referensi. Jangan ditunda. Belum tentu bukunya akan available terus.
  • Kalau kamu pinjam buku yang sama sampai lebih dari 3 kali, kayaknya mendingan kamu beli aja deh buku itu.
  • Kalau skripsi kamu membutuhkan prosedur wawancara, survey, atau sebar kuisioner, segeralah menyelesaikan bab 1-3 dalam tempo sesingkat-singkatnya. Supaya prosedur turun lapangan bisa segera dikerjakan dan kamu masih punya cukup waktu untuk analisis data. Ingat, masih ada revisi…..
  • Khusus skripsi semiotika: jangan lupa deskripsi teks yang detil, beri konteks yang sesuai, temukan makna laten dan ideologi di baliknya, dan triangulasi!
  • Meskipun serius menggarap skripsi, cari waktu untuk refreshing juga. Kalau nggak, nanti kamu keburu gila duluan sebelum skripsinya selesai.
  • Jaga kesehatan. Batasi konsumsi kafein, tar migrain. Jangan kebanyakan begadang, kalau ada waktu balas dendam tidur deh. Jangan lupa olahraga stretching dikit soalnya dijamin punggung sampai leher kamu bakal pegal-pegal. Minum jus wortel tiap hari biar mata kamu tetap cring.

Another Research Tips

Labels:

Infoskripsi Bandulan, Malang and work as an Administrator at Infoskripsi Corp.
0
The item being reviewed 4 5 24